Ning Farida

Ahli supranatural manakah yang kemampuannya demikian mumpuni hingga bisa menghadirkan karya spiritual pengasihan berenergi setinggi Mani Gajah? Beliau adalah Ning Farida, Pakar Susuk dan Ratu Pelet yang bisa Anda kenal lebih dekat dengan membaca sedikit mengenai pengalaman beliau di bawah ini:

Ppakar peletaras ayu bukan satu satunya kelebihan Ning Farida. Terlahir dengan nama asli Farida, Ning Farida menyimpan bakat dan kemampuan supranatural luar biasa di balik penampilan fisiknya yang elok dipandang mata.

Berbekal anugerah Ilahi yang tidak ingin beliau sia siakan begitu saja, Ning Farida mulai tekun mengasah dan memperdalam kemampuan supranaturalnya sejak masih remaja. Di saat gadis gadis muda seumurannya masih suka bermain dan keluyuran, Ning Farida justru mantap memanfaatkan semua waktu luang yang beliau punya untuk berguru dan memperdalam ilmu. Terdidik dari kemauan keras inilah Ning Farida tumbuh menjadi Pakar Susuk, Ratu Pelet sekaligus Konsultan Asmara yang karya karyanya telah membuka jalan kebahagiaan begitu banyak orang.

Awal mula sepak terjang Ning Farida di dunia spiritual kewanitaan sangatlah sederhana. Ketika usianya masih seumur jagung, Ning Farida tidak begitu memahami adanya bakat terpendam yang beliau miliki. Orang orang di sekitar Ning Farida lah yang lebih dulu menyadari bakat dan kemampuan tersebut. Berawal dari seorang kerabat yang persoalan asmaranya Ning Farida selesaikan lewat sebuah solusi sederhana, satu persatu pencari cinta pun mendatangi Ning Farida yang ketika itu masih sangat belia.

Dari satu persoalan asmara ke persoalan asmara yang lain, lambat laun masalah rumah tangga pun tak luput dari perhatian Ning Farida. Tadinya agak janggal, memang. Mengingat Ning Farida yang bisa dibilang masih bocah malah menjadi sumber solusi bagi pasangan pasangan suami istri di sekeliling beliau. Namun ibarat satu diantara seribu, keluarga besar Ning Farida pun kemudian mendukung penuh niat si dara cantik kelahiran kota Jepara, Jawa Tengah ini untuk menggembleng kemampuan dan mengabdikan dirinya kepada masyarakat sebagai seorang anak Hawa yang dianugerahi ilmu luar biasa.

Perjuangan Ning Farida dalam mewujudkan keinginan untuk menjadi seorang dewi asmara tidaklah semudah kedengarannya. Dari satu guru beliau belajar tentang gerak energi alam semesta, dari guru yang lain beliau mempelajari ilmu pengasihan dan ilmu pelet yang khasiatnya tak pernah lekang digerus jaman. Demikian halnya dengan susuk. Ning Farida tidak hanya berkiblat pada satu guru atau satu aliran saja dalam mendayagunakan susuk yang lekat dengan manfaat pengasihan, daya tarik tingkat tinggi dan pesona. Inilah mengapa Ning Farida mampu menyediakan layanan susuk yang aman dan bebas resiko, sebab beliau memang telah mahir mengolah susuk dengan sedemikian rupa hingga energi dan esensi susuk tersebut dapat terserap dalam jiwa dan raga manusia tanpa membawa pantangan suatu apa.

Masih terkait status beliau sebagai Pakar Susuk, Ning Farida menyadari bahwa masih banyak orang yang memiliki anggapan negatif tentang susuk itu sendiri. Tetapi justru hal tersebutlah yang memantapkan tekad Ning Farida. Beliau tergerak untuk menanamkan kesan baru dalam masyarakat bahwa susuk tidak melulu identik dengan syirik, kengerian dan dosa besar. Susuk hanyalah sebuah sarana, terlebih lagi Ning Farida menjamin bahwa semua produk dan layanan susuk yang beliau sediakan bebas dari pantangan, bebas resiko dan sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama manapun.

Mengapa demikian? Karena bahkan secara bahasa, kata “susuk” sama sekali tidak mengandung pengertian yang menyimpang.  Kata “susuk” berarti memasukkan sesuatu ke dalam tubuh. Sehingga meminum segelas air pun bisa dikatakan sebagai susuk. Jika demikian, lantas dimana menyimpangnya istilah “susuk” ini? Justru yang menjadikannya terkesan menyimpang adalah pandangan masyarakat awam. Nah, pandangan inilah yang ingin Ning Farida benahi secara perlahan. Toh sesungguhnya menggunakan susuk untuk meningkatkan daya tarik itu tidak ubahnya seperti meminum obat untuk mendapatkan kesembuhan.

Lalu bagaimana dengan Ilmu Pelet dan Ilmu Pengasihan? Sama. Kedua ilmu spiritual ini sebenarnya tidak bertujuan untuk memaksa. Ning Farida menekankan bahwa cinta tidak layak dipaksakan dan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, sesungguhnya lebih bijak bila kita mempengaruhi kekasih hati secara halus dengan Ilmu Pelet atau Ilmu Pengasihan. Contohnya, ada seorang wanita yang suaminya pergi entah kemana. Lucu jika si wanita ini hanya marah marah, mengumpat dan memaki tidak karuan sambil menuduh wanita lain merebut suaminya itu. Padahal sesungguhnya yang diperlukan adalah usaha batin, sebab cinta itu besar kaitannya dengan perasaan manusia. Disinilah peranan Ilmu Pelet dan Ilmu Pengasihan yang dari jaman ke jaman tidak pernah kehilangan pamor sehingga terus dilestarikan.

Tak luput dari perhatian Ning Farida adalah kehidupan rumah tangga pada umumnya dan kebutuhan para wanita pada khususnya. Keharmonisan hubungan suami istri patut dijaga dengan berbagai cara dan perempuan di seluruh dunia tentu memiliki banyak kebutuhan yang hanya akan dimengerti oleh sesama kaum hawa. Demi mempertahankan keharmonisan tersebutlah Ning Farida menyediakan produk produk dan layanan khusus wanita.

Jika Anda bertanya mengapa Ning Farida dengan tekad bulat memilih untuk mengabdikan diri dan waktunya di jalur spiritual kewanitaan, maka jawabannya mudah saja. Yaitu karena Ning Farida memang memiliki keinginan yang kuat dan tulus untuk membantu mewujudkan semua mimpi dan keinginan para wanita lewat bakat dan kemampuan supranatural yang Tuhan titipkan kepadanya. Rumah tangga dan kehidupan cinta yang bahagia adalah sumber kebahagiaan bagi beliau. Karena itu tidak perlu ragu bila Anda ingin mendapatkan solusi segala masalah cinta. Datanglah, Ning Farida selalu ada untuk membantu menyelesaikan apapun permasalahan Anda.

Incoming search terms: